BERITA - santady.blogspot.com -
Jakarta Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari memerintahkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk segera memeriksa produk susu formula Amerika Serikat (AS) yang mengandung melamin dan beredar di Indonesia.
BPOM harus segera memeriksa produk tersebut, agar kita dapat segera mengambil keputusan yang tepat terhadap keberadaan produk-produk tersebut di Indonesia,kata Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari ketika dihubungi SH, Kamis (27/11).Penegasan Menkes tersebut menanggapi temuan melamin oleh Food and Drug Administration (FDA) pada produk-produk susu formula buatan Mead Johnson, Abbot, dan Nestle baru-baru ini. Produk susu formula tersebut banyak beredar dan dikonsumsi anak-anak di Indonesia, sehingga dinilai membahayakan kesehatan anak-anak yang mengonsumsi.
Siti Fadilah mengingatkan bahwa Indonesia telah menandatangani kesepakatan bersama antarmenteri-menteri kesehatan se-ASEAN dan China untuk tidak menoleransi melamin pada setiap produk makanan. Kami sudah menyepakati zero melamin di kawasan ASEAN dan China. Artinya, tidak satu per seribu pun melamin pada makanan diizinkan beredar di pasaran kawasan ini, kata Menkes.Menurut Menkes, industri susu formula AS mungkin saja mengandung melamin, karena FDA masih menoleransi keberadaan melamin di bawah 1 mg/kg (1 ppm) untuk balita dan 2 mg/kg (2 ppm) untuk orang dewasa.
Silakan mereka memakai ketentuan itu, tetapi produk tidak boleh beredar di kawasan ASEAN dan China, karena kita tidak bisa menoleransi racun masuk dalam tubuh rakyat kita, lanjutnya.Lihat Sumbernya